12. Fiil Amar - Fiil Nahy
فِعْل اْلأمْر - فِعْل النَّهْي
FI'IL AMAR (Kata Kerja Perintah)
FI'IL NAHY (Kata Kerja Larangan)
FI'IL NAHY (Kata Kerja Larangan)
1) Fi'il Amar (Kata Kerja Perintah)
Fi'il Amar atau Kata Kerja Perintah yaitu fi'il yang menampung pekerjaan yang diharapkan oleh Mutakallim (pembicara) biar dijalankan oleh Mukhathab (lawan bicara). Maka yang menjadi Fa'il (Pelaku) dari Fi'il Amar ialah Dhamir Mukhathab (musuh bicara) atau "orang kedua" selaku orang yang diperintah untuk melakukan pekerjaan tersebut. Menyuruh melakukan sesuatu mempunyai arti pekerjaan tersebut diperlukan akan terealisasi di waktu yang mau datang, maka teladan dasar Fi'il Amar dibentuk dari Fi'il Mudhari' dengan pergeseran seperti berikut:

Contoh dalam kalimat: dari fi'il عَمِلَ (= beramal, melakukan pekerjaan ) menjadi Fi'il Amar:
- اِعْمَلْ لآِخِرَتِكَ = bekerjalah untuk akhiratmu (lk)
- اِعْمَلِيْ لآِخِرَتِكِ = bekerjalah untuk akhiratmu (pr)
- اِعْمَلاَ لآِخِرَتِكُمَا = bekerjalah untuk akhirat kamu berdua
- اِعْمَلُوْا لآِخِرَتِكُمْ = bekerjalah untuk alam baka kalian (lk)
- اِعْمَلْنَ لآِخِرَتِكُنَّ = bekerjalah untuk alam baka kalian (pr)
Disamping acuan umum di atas, terdapat pula beberapa pola Fi'il Amar yang agak berlainan dari pola di atas, sebab menyesuaikan dengan bentuk dasar dari Fi'il asalnya. Perhatikan teladan berikut:
Fi'il قَالَ/يَقُوْلُ (=berkata) kalau dijadikan Fi'il Amar menjadi:
- قُلْ لِقَوْمِكَ = katakanlah terhadap kaummu!
- قُلِيْ لِقَوْمِكِ = katakanlah terhadap kaummu (pr)!
- قُوْلاَ لِقَوْمِكُمَا = katakanlah kepada kaum kau berdua!
- قُوْلُوْا لِقَوْمِكُمْ = katakanlah terhadap kaum kalian!
- قُلْنَ لِقَوْمِكُنَّ = katakanlah terhadap kaum kalian (pr)!
2) Fi'il Nahy (Kata Kerja Larangan)
Untuk membentuk Fi'il Nahy, kita tinggal menyertakan HARF LAA NAHIYAH لاَ (=jangan) dan memasukkan abjad تَ di permulaan Fi'il Amar.
Fi'il فَعَلَ/يَفْعَلُ (=mengerjakan) jika dijadikan Fi'il Amar menjadi:

Dari fi'il خَافَ (= takut) dan fi'il حَزِنَ (= sedih) menjadi Fi'il Nahy:
- لاَ تَخَفْ وَلاَ تَحْزَنْ = jangan (engkau -lk) takut dan jangan murung
- لاَ تَخَافِيْ وَلاَ تَحْزَنِيْ = jangan (engkau -pr) takut dan jangan duka
- لاَ تَخَافَا وَلاَ تَحْزَنَا = jangan (kau berdua) takut dan jangan duka
- لاَ تَخَافُوْا وَلاَ تَحْزَنُوْا = jangan (kalian -lk) takut dan jangan murung
- لاَ تَخَفْنَ وَلاَ تَحْزَنَّ = jangan (kalian -pr) takut dan jangan murung
Catatan: Bila karakter simpulan sebuah Fi'il yakni sukun dan bertemu dengan awalan Alif-Lam dari suatu Isim Ma'rifah, maka untuk pelafalannya, baris sukun dari karakter final fi'il amar tersebut dibaca dengan baris kasrah. Misalnya: (أَقِمْ الصَّلاَةَ) dibaca (أَقِمِ الصَّلاَةَ)
Posting Komentar untuk "12. Fiil Amar - Fiil Nahy"