22. Irab Isim
إِعْرَاب اْلاِسْم
I'RAB ISIM
I'RAB ISIM
I'rab adalah pergeseran baris/bentuk yang terjadi di belakang suatu kata sesuai dengan kedudukan kata tersebut dalam susunan kalimat. Pada dasarnya, Isim bisa mengalami tiga macam I'rab yakni:
1. I'RAB RAFA' ( رَفْع ) atau Subjek; dengan tanda pokok: Dhammah ( ُ )
2. I'RAB NASHAB ( نَصْب ) atau Objek; dengan tanda pokok: Fathah ( َ )
3. I'RAB JARR ( جَرّ ) atau Keterangan; dengan tanda pokok: Kasrah ( ِ )
Perhatikan contoh dalam kalimat di bawah ini:
جَاءَ الطُّلاَّبُ = tiba siswa-siswa
رَأَيْتُ الطُّلاَّبَ = saya melihat siswa-siswa
سَلَّمْتُ عَلَى الطُّلاَّبِ = saya memberi salam kepada siswa-siswa
Isim الطُّلاَّب (=siswa-siswa) pada acuan di atas mengalami tiga macam I'rab:

Alamat I'rab mirip ini dinamakan Alamat Ashliyyah (عَلاَمَات اْلأَصْلِيَّة) atau gejala asli (pokok).
Perlu diketahui bahwa tidak semua Isim mampu mengalami I'rab atau perubahan baris/bentuk di tamat kata. Dalam hal ini, Isim terbagi dua:
1) ISIM MU'RAB ( اِسْم مُعْرَب ) ialah Isim yang mampu mengalami I'rab. Kebanyakan Isim adalah Isim Mu'rab artinya mampu berganti bentuk/baris karenanya, tergantung kedudukannya dalam kalimat.
2) ISIM MABNI ( اِسْم مَبْنِي ) yakni Isim yang tidak terkena kaidah-kaidah I'rab. Yang tergolong Isim Mabni yakni: Isim Dhamir (Kata Ganti), Isim Isyarat (Kata Tunjuk), Isim Maushul (Kata Sambung), Isim Istifham (Kata Tanya).
Perhatikan acuan Isim Mabni dalam kalimat-kalimat di bawah ini:
جَاءَ هَؤُلاَءِ = datang (mereka) ini
رَأَيْتُ هَؤُلاَءِ = saya melihat (mereka) ini
سَلَّمْتُ عَلَى هَؤُلاَءِ = saya memberi salam kepada (mereka) ini
Dalam pola-contoh di atas terlihat bahwa Isim Isyarah هَؤُلاَءِ (=ini) tidak mengalami I'rab atau pergeseran baris/bentuk di akhir kata, walaupun kedudukannya dalam kalimat berganti-ubah, baik selaku Subjek, Objek maupun Keterangan. Isim Isyarah termasuk diantara golongan Isim Mabni.
Bila anda sudah mengetahui baik-baik perihal pemahaman I'rab dan gejala aslinya, marilah kita melanjutkan pelajaran tentang Isim Mu'rab.
Posting Komentar untuk "22. Irab Isim"