Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Latihan Irab: Takut Dan Harap Terhadap Allah

لا يرجون عبد إلا ربه ولا يخافن إلا ذنبه
لا (tidak, jangan) يرجون (sungguh-sungguh mengharap) عبد (seorang hamba) إلا (kecuali) ربه (Tuhannya) و (dan) لا (tidak) يخافن (benar-benar takut) إلا (kecuali) ذنبه (dosanya).

لاَ يَرْجُوَنَّ عَبْدٌ إِلاَّ رَبَّهُ وَلاَ يَخَافَنَّ إِلاَّ ذَنْبَهُ
"Janganlah  seorang hamba mengharap kecuali Tuhannya dan janganlah ia takut kecuali sebab dosanya" [Ali bin Abi Thalib]

  • Fi'il يَرْجُوَنَّ (=dia betul-betul mengharap) yakni Fi'il Mudhari' untuk Dhamir هُوَ (=dia) lalu menerima suplemen aksara نَّ Taukid (penegasan) di belakangnya (يَرْجُو menjadi يَرْجُوَنَّ).
  • Demikian pula Fi'il يَخَافَنَّ (=beliau betul-betul takut) adalah Fi'il Mudhari' untuk Dhamir هُوَ yang menerima komplemen abjad Nun Taukid (نَّ) di belakangnya (يَخَافُ  menjadi يَخَافَنَّ).
  • Isim عَبْدٌ (=hamba) adalah Isim Marfu' (mengalami I'rab Rafa') dengan tanda Dhammah (suara vokal "u" pada karakter terakhirnya), karena Isim ini berkedudukan selaku Fa'il (Pelaku) bagi Fi'il يَرْجُوَنَّ.
  • Isim رَبَّ (=Tuhan) dan Isim ذَنْبَ (=dosa) ialah Isim Manshub (mengalami I'rab Nashab) dengan tanda Fathah (bunyi vokal "a" pada aksara terakhirnya), alasannya adalah kedua Isim ini berkedudukan sebagai Maf'ul Bih (Objek Penderita) masing-masing bagi Fi'il يَرْجُوَنَّ dan يَخَافَنَّ.

Posting Komentar untuk "Latihan Irab: Takut Dan Harap Terhadap Allah"